Rabu, 13 Mei 2009

Vespa tua

Vespa 150 Sprint VS Vespa 150 Sprint Veloce


Lahirnya Vespa Sprint dalam medio dekade 1960’an sebagai salah satu varian scooter produksi Piaggio, terbilang cukup mencuri perhatian para scooterist di seluruh dunia. Dengan penampilan awal yang hampir menyerupai Vespa Grand Lux, Vespa 150 Sprint hadir seakan ingin melanjutkan semangat kebebasan generasi 1960’an kepada genarasi 1970’an dalam hal berkendaraan scooter tanpa harus kehilangan sentuhan stylish namun tangguh.

Hampir setiap sudut penampilan Vespa 150 Sprint diperbesar dari vespa umumnya keluaran dekade 1960’an (VNA/VNB/VBB/VBC). Memiliki ukuran ban lebih lebar (3.50X10”), box dikedua bagian kiri kanannya serta spakbor yang lebih besar dibandingkan vespa kelas super menjadikan scooter ini tampil lebih unggul dan gagah dibandingkan dengan sekelasnya (150cc).


Hal tersebut dapat dimaklumi mengingat Vespa 150 Sprint seakan ingin menghidupkan kembali nuansa Vespa GL dalam bentuk lain di era 1970’an namun dengan harga yang terjangkau. Bahkan beberapa pendapat mengatakan bahwa vespa serie ini merupakan spec-drop dari Vespa GL.

Didukung oleh strategi pemasaran khas vespa, sepertinya Piaggio cukup berhasil dalam penjualan produksi vespa serie sprint, hal ini mengingat dalam variant tersebut sempat dikeluarkan dua jenis dimana keduanya memiliki perbedaan-perbedaan yang nyata dari segi penampilan maupun ketangguhan mesinnya.

Vespa 150 Sprint

Dikeluarkan pada tahun 1965 hingga 1974, Vespa 150 Sprint merupakan generasi awal dari serie ini. Menggunakan salah satu keluarga mesin klasik 145.55 cc dengan penambahan cukup signifikan dalam hal kekuatan yaitu melalui besaran daya angkut yang diselaraskan dengan kecepatannya.

Kerangka body Vespa 150 Sprint sama dengan produk untuk Vespa GL, namun dengan sentuhan warna baru yakni silver metalik. Di sayap (fender) bagian kanan tersemat kata Vespa Sprint tersusun miring dua baris dengan style italic handwritting terbuat dari sejenis campuran alumunium yang berefek kebiru-biruan. Begitupun halnya dengan kata dibagian belakang, tertulis 150 Sprint tersusun miring satu baris yang berbahan serta material sama seperti bagian depan dan terletak agak diatas lampu bagian belakang.

Terdapat striping lurus terbuat dari alumunium pada bagian spakbor depan, box bagasi dan box mesin yang sejajar di kiri kanannya. Dengan kunci stang berbentuk oval, Vespa 150 Sprint menggunakan 2 jenis jok sesuai dengan permintaan yaitu model jok (sadle) ganda (pengendara dan penumpang) berwarna biru tua maupun dan jok panjang (single-seater).

Adapun bagian-bagian yg berlapis krum adalah baut gagang rem depan dan gagang kopling, klakson, rumah lampu belakang, ring lampu depan, kunci stang, tutup kunci stang dan kunci tutup box bagasi. Lapisan berwarna seng terdapat pada bagian-bagian seperti standar, shock bagian depan, seluruh baut dan mur serta tutup bak kopling.

Sementara itu bagian yg beraksen posfor meliputi shock bagian belakang termasuk per, baut dan murnya, serta per bagian depan. Sentuhan metal halus terdapat pada bagian gagang rem depan dan kopling, pedal rem belakang, gantungan barang, kuku macan, jengger depan, selahan, kunci (pengkait) box mesin, gagang kran bensin, dan lis sayap depan. Bagian yg bernuansa stainless adalah rumah saklar dan lis karpet tengah yang terbuat dari karet.

Dengan stang (handlebar) model kotak seperti GL dan Super serta speedometer oval, adapun nomor serial body Vespa 150 Sprint terukir dibagian kiri dibawah box bagasi dengan kode VLB1T 1001-VLB1T 1205477 dan nomor mesin di bagian paha ayam mesin dekat pipa saluran knalpot diawali dengan kode VLB1M. Bagian-bagian lain yg memiliki warna berkesan alumunium meliputi velg, tromol depan dan belakang, tutup kipas, fork depan. Sementara itu warna lapisan anti karatnya adalah abu-abu.

Vespa 150 Sprint Veloce

Diproduksi antara tahun 1969 hingga 1979 mesin Vespa Sprint 150 Veloce dirancang lebih dahsyat ketimbang Vespa 150 Sprint. Dimana salah satunya adalah dengan ditanamkannya karburator berukuran 20/20 dan saringan karburator yang diperbesar.

Perubahan lainnya adalah pada knalpot yg lebih besar sehingga menghasilkan suara berbeda dari serie sebelumnya. Dengan top speed mesin mencapai 97km/h, ukuran body Vespa 150 Sprint Veloce sama dengan Vespa 150 Sprint. Veloce memiliki model baru dalam bentuk lampu depan yang membulat dengan lingkaran 130mm dan dilindungi oleh ring lampu beraksen krum. Terdapat lampu kecil yang tersambung dengan lampu depan, berwarna hijau dikelilingi oleh ring alumunium di stang bagian atas speedometer.

Speedometerpun mengalami perubahan yang kontras dibandingkan dengan Vespa 150 Sprint. Speedometer veloce dirancang sama dengan model Vespa Super serie terakhir yang berbentuk lebih kecil (clamshell), mempunyai warna putih fascia dengan maximum angka tertera 120 km/h.

Sama halnya dengan Vespa 150 Sprint, veloce memiliki logo model baru yang berbentuk hexagonal (cung) tersematkan didepan mengganti logo P/ seperti serie vespa keluaran sebelumnya.

Dengan tidak menyertakan kembali striping alumunium yang terdapat pada spakbor depan dan box kiri-kanan. Pada awal produksinya, model handgrip veloce berwarna abu-abu terang dengan lambang Piaggio hexagonal didalamnya. Pada saat perjalanan produksi warna handgrip diganti hitam juga speedometer dan karet box kiri-kanannya.

Lampu belakang yang berbentuk kotak besar seakan menyembul dari body bagian belakang berwarna merah menyala dengan reflector menyatu didalamnya dan dilindungi oleh tutup yang terbuat dari bahan plastic pada bagian atasnya dengan warna senafas warna body.

Pada perkembangannya motif tulisan bagian depan dan belakangpun ikut berubah. Tulisan vespa bagian depan menggunakan font yang lebih tegas beraksen krum dimana setiap hurufnya seakan disatukan oleh plat yang berbintik halus dan berwarna hitam dengan posisi horizontal. Sementara itu pada bagian belakang tertulis vespa v. beraksen krum ter-emboss yang dibingkai dengan bentuk segi empat memanjang dimana dasar dari tulisan tersebut berwarna hitam berbintik halus dengan posisi horizontal. Adapun bahan dan material dari pada tulisan tersebut sama dengan serie sebelumnya.

Lapisan krum terdapat pada bagian-bagian yang antara lain ring lampu depan, tutup kunci stang dan kunci box bagasi. Lapisan beraksen seng terdapat pada bagian standar, shockbreaker dan per bagian depan, baut dan mur, dan tutup bak presneleng. Aksen phosfor menghiasi shock bagian belakang (termasuk per, baut dan mur), per standar dan mur baut bagian mesin. Kesan warna metal halus terdapat pada gagang rem depan dan kopling, pedal rem belakang, gantungan barang, jengger spakbor, selahan, kunci box mesin, kuku macan dan puteran kunci tangki. Sementara itu lapisan stainless terkesan pada rumah saklar dan lis karpet karet tengah.

Adapun nomor serial body Vespa 150 Sprint Veloce terukir dibagian kiri dibawah box bagasi dengan kode VLB1T 0150001-VLB1T 0368119. Pada perkembangannya seiring dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada beberapa bagian sebagaimana tersebut diatas, nomor serial body pindah posisi ke sebelah kanan box mesin sama seperti produk-produk piaggio era 1980’an.

Namun demikian nomor mesin tetap berada di bagian paha ayam mesin dekat pipa saluran knalpot. Bagian lain yg memiliki warna alumunium adalah velg, tromol, tutup kipas, fork depan, dan warna lapisan anti karatnya adalah abu-abu.

Seiring dengan warna-warninya kehidupan generasi 1970’an yang dikenal dengan flower generation, Piaggio menangkap semangat ini melalui pengaplikasian warna-warna cerah dalam produk Vespa 150 Sprint Veloce. Apabila pada Vespa 150 Sprint hanya tersedia satu warna saja (silver metalik), tidak demikian halnya dengan Vespa 150 Sprint Veloce.

Veloce dari tahun ke tahun memiliki option warna yang berbeda-beda antara lain sebagai berikut: 1969-1970 warna silver metalik, 1970-1971 biru, 1971-1972 metalik putih rembulan, 1972-1973 merah, 1973-1975 hijau ascot, 1975-1976 hijau valombrossa, 1976-1979 biru marine dan abu-abu polaris.

Head To Head

Berikut ini adalah perbedaan spesifikasi yang menyertai Vespa 150 Sprint dengan Vespa 150 Sprint Veloce:

  • engine: single cylinder, 2-stroke
  • cylinder: bore 57,0 mm
  • piston stroke: 57,0 mm
  • cubic capacity: 145.45 cc
  • bhp at rpm: 2/4800
  • lubrication: 2%
  • carburetor: Dell’Orto SHB 16/10
  • gears 4
  • chassis: one-piece metal pressing
  • Tank Capacity: 7,7litres (1.97 US gallons)
  • mileage: 2,1l/100Km (112mpg)
  • tires: 3.5 x 10″
  • weight: 89 kg (172lbs)
  • max. speed: 94 km/h (57mph)
  • Engine scheme: VLB1M
  • VIN scheme: VLB1T 1001-1205477

  • engine: single cylinder, 2-stroke
  • cylinder bore: 57 mm
  • piston stroke: 57 mm
  • cubic capacity: 145.45 cc
  • bhp at rpm: 8/5000
  • lubrication: 2%
  • carburetor: Dell’Orto SI 20/20
  • gears: 4
  • chassis: one-piece metal pressing
  • Tank Capacity: 7,7litres (2 US gallons)
  • mileage: 2,08l/100Km (113mpg)
  • tires: 2.75 x 9″
  • weight: 89 kg (178lbs)
  • max. speed: 97km/h (59mph)
  • VIN scheme: VLB1T 150001-368119

Kesimpulan

Dengan sentuhan menyerupai Vespa GL yang dimodifikasi sana-sini dari serie-serie vespa sebelumnya, maka kehadiran Vespa 150 Sprint maupun Vespa 150 Sprint Veloce telah memperkaya khazanah vespa baik di luar maupun di dalam negeri. Perubahan serta modifikasi itulah pada kelanjutannya menjadikan vespa serie sprint sebagai salah satu varian yang menjadi primadona produk Piaggio di era 1970’an dengan harga terjangkau dibandingkan dengan serie-serie khusus lainnya pada saat itu.

Saat ini serie sprint apabila dibandingkan dengan serie terjangkau lain yang seusianya (mis. Vespa Super) sedikit demi sedikit telah menghilang dari peredaran. Banyak peminat dari luar negeri yang menginginkan vespa serie tersebut dengan berbagai tambahan modifikasi untuk di re-export. Mengingat secara fisik sangat sesuai dengan postur kebanyakan orang-orang Eropa maupun Amerika. Tugas kitalah para scooterist di negeri tercinta ini untuk menjaga populasinya,

save our scooter bro…!.


Vespa Antik Semakin Digemari

Kapanlagi.com - Skuter asal Italia, Vespa, makin diminati untuk dimiliki berbagai kalangan di Bali. Hal itu ditandai dengan peningkatan penjualan berbagai tipe kendaraan roda dua dengan bodi membulat itu.

"Kebanyakan peminatnya memang penggemar berat yang tidak bisa ke lain hati. Semakin antik dan orisinil, semakin diminati sekalipun harganya tidak murah, terkadang bisa sampai Rp50 juta," kata pemilik gerai Vespa antik, Ibrahim, di Denpasar, Selasa (27/1).

Di gerainya yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, mudah ditemui berbagai tipe Vespa antik. Mulai dari buatan 50-an sampai 70-an. Bukan sekedar menjual, Ibrahim juga mencantumkan tipe mesin, bodi, dan sekedar pengetahuan ringkas tentang Vespa yang dipajang.

Informasi tertulis itu, di antaranya tipe mesin VBB, VBA, atau PNA, untuk Vespa keluaran antara 60-an hingga 70-an. Di etalase-nya juga terpajang berbagai aksesoris, baik yang orisinil pada zamannya ataupun replika, dengan harga bervariasi, antara Rp100.000 hingga Rp5 juta.

Tidak cukup itu saja, di belakang tokonya, terdapat satu bengkel las, mesin, dan cat. "Supaya Vespa yang dibeli itu betul-betul sehat, enak dipakai, bagus, dan membanggakan pemiliknya," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, "perburuan" Vespa antik itu dilakukan ke berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Pulau Irian. Untuk itu, Ibrahim memiliki jaringan yang memberi informasi tentang keberadaan Vespa antik.

"Kami memang sengaja menyebar jaringan itu, karena persaingan untuk mendapatkan Vespa ini mulai sulit belakangan ini," katanya.

Saat dilihat ANTARA, seorang turis asal Eropa sedang melihat-lihat Vespa tipe Super 150 cc buatan 1966 yang diincar. Setelah melihat-lihat secara rinci, dolar demi dolar berpindah tangan setelah dokumen penjualan ditandatangani.

"Banyak juga turis yang mencari Vespa antik ke sini. Bagi mereka, harga yang tercantum jelas terjangkau, karena di Eropa, Australia, atau Amerika, harganya jauh lebih mahal. Kami juga telah memiliki kerja sama dengan perusahaan kargo internasional," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, komunitas penggemar Vespa juga sering bertandang ke gerainya. "Sekedar ngobrol, cari aksesoris, servis kendaraan, sampai jual-beli juga bisa di sini. Kami sangat menyambut mereka," katanya.

Vespa makin Tua makin Diburu


Sebagian besar vespa akhirnya pensiun. Namun, tahun 1994, para penggemar vespa tua mulai menarik perhatian ketika muncul dengan vespa yang telah dimodifikasikan sedemikian rupa, apalagi ketika berada di jalan raya.

Modifikasi vespa yang unik pun menarik satu demi satu penggemar vespa lainnya, sehingga mampu meraih simpati dan mendapat tempat di masyarakat. Apalagi kemudian para penggemar ini membentuk klub vespa di NTB dengan nama Rinjani Scooter Club (RSC). Gairah berkendaraan vespa tua meningkat, vespa-vespa berbagai merk yang sudah ‘pensiun’ diburu bahkan yang sudah jadi rongsokan pun hendak dihidupkan lagi. “Saya membeli vespa Kongo dari dua karung rongsokan,” kata Hambali yang kemudian merakit sendiri vespa tahun 1964 tersebut.
Kini vespa tua tidak lagi bisa gampang didapatkan di Lombok mengingat penggemar vespa sudah memburunya sejak kemunculannya kembali. “Vespa tua lebih diburu namun sulit didapatkan,” ungkap Zaeni Muhammad, penggemar vespa yang memodifikasikan vespa PX-nya menjadi unik dan nyaman dikendarai. “Makin tua makin diburu,’ ujarnya.
Setelah RSC yang telah masuk dalam keanggotaan IMI NTB dan memiliki akte notaris, klub-klub penggemar vespa bermunculan hingga mencapai puluhan. Di antaranya, GAIS (Green Army Independen Scooter), yang memilih cat cenderung berwarna hijau tentara, BUVALO (Budak Vespa Lombok), BOSS (Boys Owners Scooter Sespan), ASLI (Ampenan Scooter Lombok Independen), SAS (Scooter Anak Sumbawa) klub vespa di Sumbawa, Kumilu Scooter Club di Lombok Timur.
“Klub vespa menyebar di NTB,” kata Hananto. Sementara jumlah perkiraan vespa di NTB menurutnya mencapai 400 vespa baik yang tergabung dalam klub maupun tidak. Harga vespa di Lombok, kata Hambali, ada yang mencapai Rp 30-an juta. Kesamaan gerak para penggemar vespa yang membentuk klub-klub tersebut, lanjutnya, lebih karena hobi semata terutama terhadap vespa-vespa tua.

Satu Bengkel dan Merk Oli
Modifikasi terhadap vespa selain unik, juga lebih fungsional dan artistik. Hal inilah yang dilakukan seorang penggemar vespa yang juga pendiri klub vespa pertama di NTB, Zaeni Muhammad. Modifikasi ‘habis-habisan, dilakukannya tanpa mengubah anatomi asli vespa PX yang ketika dibelinya dulu seharga Rp 1,5 juta. “Mesin dan bodi tetap standar,” akunya. Kecintaannya pada vespa, katanya, membuat ia ‘gila-gilaan’ memodifikasikan tunggangannya. Sebanyak 15 lampu dipasang secara unik memenuhi bagian depan vespanya. Enam 6 kaca spion dipasang di kanan, kiri, atas dan bawah sampai dengan boks-boks untuk menyimpan peralatan. Ditambah lagi winsel penahan angin, ban serep, sandaran pembonceng dan besi-besi pengaman di sekeliling bodi yang berfungsi sebagai sandaran kaki dan pelindung jika terjadi kecelakaan. Ketika memodifikasikan vespanya ia memakai konsep touring, semua berfungsi. “Semuanya hand made (buatan tangan),” kata seniman yang mengaku memanfaatkan besi-besi kursi yang tidak terpakai untuk memodifikasikan vespanya. Semua perlengkapan yang dipasangnya melalui proses pertimbangan yang matang agar seluruh bagian vespanya, kanan-kiri, muka dan belakang, seimbang.
Zaeni yang kerap melakukan touring bersama rekan-rekannya ini telah menyapu seluruh NTB, Bali, Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Lampung, Palembang dan kota lainnya. Ketahanan dan ketangguhan vespa baginya, sangat menakjubkan. “Tidak ada masalah dengan tanjakan dan mesin tidak gampang lelah,” ujarnya. Maka, ketika sedang touring istirahat bukan ditentukan vespa tapi ketahanan fisik pengendaranya. Baginya, meski vespa identik dengan mogok, ia punya tips sendiri terhadap perawatan vespa sehingga vespanya bisa dikatakan jarang mogok. “Gampang, setia pada satu bengkel dan jangan mengganti merk oli,” ujar guru SMK 5 Mataram ini.
Penggemar vespa di Lombok sepertinya tidak perlu merasa khawatir terhadap ketersediaan spare part vespa karena sangat gampang didapatkan, relatif murah dan terjangkau baik yang asli maupun imitasi. “Teliti saat membeli karena sangat tipis bedanya antara yang imitasi dan asli,” pesannya.
Bengkel vespa juga gampang ditemukan di Mataram. “Jadi tidak perlu khawatir punya vespa meski butut sekalipun” ujarnya. – niek

Foto 1:
Vespa PX hasil modifikasi


http://dimasnino.files.wordpress.com/2007/06/dsc03427.jpg
Foto 2:
Hananto

Wisata Vespa Hobi yang Menghasilkan

HOBI dan kecintaan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari diri penggemar vespa. Berbagai keunikan modifikasi dilakukan hingga membuat gandengan vespa yang bernama sespan. Kalau vespa saja hanya bisa menggandeng seorang, maka sespan mampu menggandeng dua hingga tiga orang. BOSS (Boys Owner Scooter Sespan) memprakarsai terbentuknya klub sespan di NTB. “Di NTB, sespan sementara ini hanya ada 10,” kata Hambali, montir vespa, modifikator sekaligus pembuat sespan. Lalu, apa yang dilakukan dengan sespan? Ternyata bukan sekadar hobi dan kecintaan. “Sespan bisa menghasilkan,” ujarnya.
Sejak dua tahun lalu, Ambe, demikian Hambali biasa disapa, menemukan cara mencari tambahan penghasilan dari hobi dan kecintaannya pada vespa. Dengan sespan ia menawarkan wisata keliling Lombok. Wisata menggunakan vespa ini bisa dibilang baru pertama kali dilakukan. Berawal dari seringnya bersentuhan dengan dunia pariwisata di Senggigi, ia dan kawan-kawannya menemukan ketertarikan unik menjual jasa wisata mengantar tamu mancanegara mengendarai sespan. “Tidak harus dipesan khusus, ketemu wisatawan di jalan yang ingin keliling kota dengan sespan pun tak masalah,” kata Ambe yang kadang menyebut usaha ini dengan ngojek.
Tapi, sejauh ini ia telah memiliki link dengan hotel-hotel di Lombok yang akan menawarkan wisata sespan tersebut kepada tamu-tamunya. Prospek usaha ini cukup baik, katanya, mengingat jika wisatawan ramai ia dan kawan-kawannya bisa mengantar tamu baik mancanegara maupun lokal empat kali dalam sebulan. Tidak harus tamu yang banyak, satu dua tamu pun jadi, ujar Ambe yang beberapa waktu lalu sempat mengantar lebih dari 30 tamu yang berarti membutuhkan tambahan vespa lain di luar sespan. “Kalau tamu ramai, kami kontak kawan-kawan vespa lain meski tidak satu klub yang bersedia mengantar tamu,” katanya. Tentunya, vespa lain yang ikut membantu mendapatkan bayaran yang sama dengan lainnya, lanjutnya.
Paket yang ditawarkan Sasak Scooter Tour, yang mangajak tamu berkendara vespa dan sespan mulai dari kawasan wisata Senggigi, Karan Bayan, Suranadi dan Lingsar, Kampung Nelayan lalu kembali ke Senggigi. Ada juga paket Tradisional Scooter Tour, dimulai dari Senggigi, Sukarara (tempat kerajinan tenun), Banyumulek (kerajinan gebarah), Vihara, Kampung Nelayan dan kembali lagi ke Senggigi. Di samping itu, ada tempat wisata lainnya yang juga bisa dikunjungi dalam tur ini. Selain tamu lokal, tamu mancanegara yang sering menggunakan jasa wisata sespan berasal dari Belanda, Prancis, dan New Zerland. Usaha sampingan yang sangat menghasilkan, kata Ambe yang berencana mengembangkannya lebih profesional lagi. Wisata vespa, hobi yang menghasilkan, tuturnya.- nik

Jumat, 08 Mei 2009

modifikasi vespa

Yang Lagi "Ngetren", Vespa-Vespa Antik

VESPA lansiran tahun 1961, akhir-akhir ini sering mengundang perhatian, karena tampil beda. Ini pula yang dilakukan Dwi Mulyono, yang menyulap vespa antiknya menjadi kelihatan nyentrik. Keanehan itu antara lain dilakukan dengan teknik pengecatan air brush berwarna biru laut dipadu dengan gambar tokoh animasi (kartun) Sylvester dan Tweety di buritan dan Tasmania di sayap depan.

Keunikan lainnya, knalpot asli diganti dengan model racing buatan sendiri yang "menjorok" sampai ke belakang, ditambah lampu depan ditambahi pet. Muli, begitu panggilan akrabnya, mempertegas rombakan vespa usurnya menjadi terasa "galak".

Secara keseluruhan, bodi dan casis Vespa tidak mengalami perombakan. Karena itu, agar tidak dianggap motor tua, pemilik Salza Studio Musik di Jalan PG Madukismo Yogyakarta ini mengubah penampilan. Cat biru laut dipilih merek Sikken. Motif animasi diterapkan pada sayap depan dan buritan.

Meski demikian, ternyata tidak semua komponen yang terpasang asli. Ini terasa pada perubahan sepatu rem roda depan dan belakang standar berukuran delapan inci. Tanpa mengubah dudukan masing-masing, sepatu rem dicopot dan ditukar milik Vespa Super 1976. Hasilnya, rem lebih pakem dan andal, apalagi Muli rela melepas semua jok asli depan dan belakang, dan menggantinya dengan jok Honda C-70. Untuk itu, dibuat dudukan baru di ujung tangki bensin untuk mencantolkan jok. Sayang, hal ini menyebabkan kenyamanan pengendaraan berkurang, karena tidak ada lagi ayunan pegas seperti pada jok Vespa asli.

Dipermak habis

Meski si pinggul bahenol ini terlihat orisinal, tetapi jangan coba-coba mengajaknya balapan. Soalnya, tunggangan milik pemusik ini "dipersenjatai" mesin yang dipermak habis. Kepala silinder dicomot dari Vespa PX. Agar kompresinya meningkat, kepala silinder (cylinder head) dipampas sekitar 0,5 mm. Blok silinder juga dipercayakan pada Vespa PX. Lantas lubang masuk bahan bakar (intake port) di blok silinder diperbesar dua milimeter, agar campuran bensin dan udara bisa lebih cepat. Lalu, lubang-lubang itu diperhalus.

Untuk mengimbangi korekan itu, dicangkokkan piston RX-King lengkap dengan ring pistonnya. Tidak ketinggalan, kruk as (crankshaft) dibalans ulang, dan didukung karburator 24 mm milik PX dan gas spontan berlabel Domino.

Langkah selanjutnya, giliran magnet pengapian yang dibenahi. Magnet asli diganti milik PX. "Soalnya, mampu menghasilkan pengapian yang lebih besar," kata Muli.

Percikan api pun berasal dari kepala busi produk Splitfire. Kabel diadopsi dari buatan Hurricane. Dengan demikian, pengapian sudah sesuai dengan aliran bahan bakar.

Untuk meneruskan tenaga ke roda, Muli tetap mengandalkan girboks standar yang mempunyai tiga tingkatan percepatan. Alasannya, standardnya sudah cukup panjang. Meski demikian, perbandingan gigi diubah menjadi 23:36, agar bisa dicapai top speed yang lebih bagus.

Dari kotak-katik ini, jadilah Vespa modivikasi. Selain tarikannya di trek lurus mampu mencapai kecepatan 150 km/jam, aksesori yang dipakai pun terasa oke. Spion yang kecil buatan sendiri dari barang limbah, dan pelat nomor dibuat setengah lingkaran, menambah keindahan Vespa antik ini.




dudukan Ban Serep 1
Written by Administrator
Image Buat Vespa yang punya laci di depan bisa jadi alternatif masang dudukan ban serep di belakang
Dudukan Ban Serep 2
Written by Administrator
ImageSelain Buat dudukan Ban Serep juga berfungsi sebagai keranjang tempat menyimpan barang bawaan
Kranjang Depan
Written by Administrator
Image
Bumper
Written by Administrator
Image
Seatrim
Written by nino
Image Buat Jok Panjang



Aksesori / Vespa

Wheel dop "VIGANO" : 10''




Rubber Set - Red (for classic Vespa)



side bar ulma (vespa classic)



Mudflaps metalplast




MEMBANGUN VESPA KLASIK

Mendapat bahan Vespa klasik yang bagus, ga berarti jaminan setelah dibangun hasilnya akan sempurna sebab kunci utamanya adalah hasil pengecatan akhir, bila cacat sedikit aja, si semok jadi ga segar diliat apalagi kalo keliru pilih warna. Makanya melakukan pelaburan rona di bodi semok juga harus sesuai aturan tapi kalo dapat barang yg masih muyus dan cat orisinil baru deh kelir asli boleh dipertahankan

Tahap pengecatan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan sebelum warna di semprot ke bodi karena ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan

    Supaya mudah melakukannya lepas dulu bagian mesin, lantas tanggalkan seluruh kelengkapan orisinil yang menempel jangan lupa simpan ditempat khusus jangan sampai tercecer atau hilang
    Biar mudah menguliti sisa cat lama copot dan pisahkan bagian yang menempel ke bodi seperti boks, setang, spatbor dan tangki
    Kupas cat sampai dempul terangkat dan tersisa platnya aja, teknik ini bisa pakai semburan api atau dengan soda api. dari sini akan terlihat bagian mana saja yang sudah kropos, biasanya yang rawan adalah bagian dek, spatbor dan sambungan atau lis boks kalo ada yang kropos mending diganti lempengan plat kemudian di las
    Sekalian luruskan joga bodi2 yang penyok karena benturan , intinya nat lurus atau sambungan orisinilnya masih keliatan aslinya dan tidak miring
    Setelah selesai mengelupas cat dan dempul lama siram cairan epoxi tetapi sebelumnya baluri dulu dengan dempul bagian2 yang tidak rata kemudian amplas
    Usahakan lapisan baru yang menempel ke bodi tipis aja lantas diamkan sehari, bila dempul dan amplas tidak rata , setelah disiram epoxi akan nampak cekungan
    Lantas hasil epoxi mulus baru bisa disiram cat dasar beberapa kali sesuai warna yang diinginkan, bila masih ada bagian yg ga rata bisa lapisi dempul lalu ulangi pengecatan sampai benar2 keluar warnanya
    Nah! setelah bodi dibalur cat baru bisa dilapisi pernis selain agar awet karena tahan gores juga mengkilapkan permukaannya, biar klop dan sempurna merk pernis disarankan sesuai cat
    Dalam pemilihan warna untuk Vespa klasik memang tergantung trend dan selera, untuk model klasik bisa pilih kelir solid sebab lekukan tubuh skuter bisa makin seksi….

pisahkan bagian yang menempel ke bodi seperti boks, setang, spatbor dan tangki

Sambungan atau lis boks kalo ada yang kropos mending diganti lempengan plat kemudian di las

Jangan lupa bagian bawah dikasih anti karat

Hati-hati memasang kelengkapan orisinil




VESPA ANTIK MAKIN DIMINATI

Skuter asal Italia, Vespa, makin diminati untuk dimiliki berbagai kalangan di Bali. Hal itu ditandai dengan peningkatan penjualan berbagai tipe kendaraan roda dua dengan bodi membulat itu.

Denpasar, 27/1 (Automotive.Roll) - Skuter asal Italia, Vespa, makin diminati untuk dimiliki berbagai kalangan di Bali. Hal itu ditandai dengan peningkatan penjualan berbagai tipe kendaraan roda dua dengan bodi membulat itu.

"Kebanyakan peminatnya memang penggemar berat yang `tidak bisa ke lain hati`. Semakin antik dan orisinal, semakin diminati sekalipun harganya tidak murah, terkadang bisa sampai Rp50 juta," kata pemilik gerai Vespa antik, Ibrahim, di Denpasar, Selasa.

Di gerainya yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, mudah ditemui berbagai tipe Vespa antik. Mulai dari buatan `50-an sampai `70-an. Bukan sekedar menjual, Ibrahim juga mencantumkan tipe mesin, bodi, dan sekedar pengetahuan ringkas tentang Vespa yang dipajang.

Informasi tertulis itu, di antaranya tipe mesin VBB, VBA, atau PNA, untuk Vespa keluaran antara `60-an hingga `70-an. Di etalasenya juga terpajang berbagai aksesoris, baik yang orisinal pada jamannya ataupun replika, dengan harga bervariasi, antara Rp100.000 hingga Rp5 juta.

Tidak cukup itu saja, di belakang tokonya, terdapat satu bengkel las, mesin, dan cat. "Supaya Vespa yang dibeli itu betul-betul `sehat`, enak dipakai, bagus, dan membanggakan pemiliknya," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, "perburuan" Vespa antik itu dilakukan ke berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Pulau Irian. Untuk itu, Ibrahim memiliki jaringan yang memberi informasi tentang keberadaan Vespa antik.

"Kami memang sengaja menyebar jaringan itu, karena persaingan untuk mendapatkan Vespa ini mulai sulit belakangan ini," katanya.

Saat dilihat ANTARA, seorang turis asal Eropa sedang melihat-lihat Vespa tipe Super 150 cc buatan 1966 yang diincar. Setelah melihat-lihat secara rinci, dolar demi dolar berpindah tangan setelah dokumen penjualan ditandatangani.

"Banyak juga turis yang mencari Vespa antik ke sini. Bagi mereka, harga yang tercantum jelas terjangkau, karena di Eropa, Australia, atau Amerika, harganya jauh lebih mahal. Kami juga telah memiliki kerja sama dengan perusahaan kargo internasional," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, komunitas penggemar Vespa juga sering bertandang ke gerainya. "Sekedar ngobrol, cari aksesoris, menyervis kendaraan, sampai jual-beli juga bisa di sini. Kami sangat menyambut mereka," katanya.


Kamis, 07 Mei 2009

Vespa Zaman Dulu

Vespa Zaman Dulu

sebenernya vespa itu bagus untuk di modif pa lg klo vespa'y udah diganti semuanya mesin,knalpot.dll.

Hampir 50% sales Vespa type GTV merupakan pembelian oleh anggota PCI (Piaggio Club Indonesia ). Selain memberikan arus kas positif, aktivitas komunitas ini sangat membantu ATPM dalam memopulerkan kembali brand Vespa.
Diliput dan ditulis oleh: Nurur R Bintari; Foto: Ihsan Sulaiman & Istimewa

Sekitar 100-an scooter yang parkir berderet itu tampak seperti ornamen yang melengkapi tata ruang sebuah apartemen baru di kawasan Mall Taman Anggrek. Keberadaannya mampu mencuri perhatian pengunjung dalam even launching apartemen tersebut awal Mei lalu. Beberapa tamu ada yang sengaja menghampiri untuk mengamati detil masing-masing motor. Maklum saja kendati tongkrongan setiap scooter nyaris serupa, hampir semua sudah mengalami berbagai modifikasi dengan tambahan asesoris khas Vespa.

Penampilan para pemilik scooter yang tergabung dalam PCI (Piaggio Club Indonesia ) itu pun in line dengan gaya kendaraannya. Dandanan mereka memang tidak seheboh dan “sesangar” penggemar Harley Davidson Club. Saat mendarat rata-rata terbalut jeans biasa (bukan yang robek-robek) sehingga terlihat seperti “orang biasa” juga. Namun begitu, mengenakan jaket kulit, memakai helm gaya penerbang tahun 40-an, plus kacamata gelap, ia menjadi paduan yang sangat stylish dengan scooter yang sudah mengalami sentuhan artistik dan personalize.

“Kami memang disatukan oleh kegemaran terhadap style Vespa,” tutur Rahmat Mulya, pendiri serta dedengkot PCI seraya menyebut satu-per satu atribut brand asal Italia yang mulanya memproduksi pesawat terbang itu: iconic, legendaris, klasik, art, historic, bahkan lifestyle fashion. Mix menemui ketua umum PCI tersebut di “Republic Scooter” beberapa minggu setelah event di Mal Taman Anggrek. Sesuai namanya, kafe mungil itu adalah markas informal tempat anggota PCI biasa berkumpul. Pemiliknya pun anggota PCI. Maka tidak mengherankan kalau ruangan di sebelah kafe dijadikan outlet yang menyediakan pernak-pernik asesoris Vespa. Di luar itu mereka juga memiliki sekretariat resmi yang terletak di Jl Fatmawati, menyatu dengan kantor pusat penjualan Piaggio.

Siang itu Memet—begitu panggilan slank Rahmat Mulya—datang dengan atribut komplet sebagai penggemar scooter sejati. Di usianya yang mendekati kepala empat, gaya sportif pria itu makin enak dilihat saat bertengger di atas Vespa type GTV yang dikendarainya. Unik kendati tidak terlalu modis.

Kesamaan seleralah yang nyatanya mampu menyatukan lebih dari 125 orang anggota PCI. Komunitas itu dibentuk pertengahan Juli 2005 beranggotakan pemilik berbagai varian model scooter Piaggio yang diimpor secara CBU seperti Vespa ET, Vespa LX, Vespa PX, vespa Corsa, Vespa GT, Vespa GTV, Piaggio DNA, Piaggio Liberty, Piaggio Fly, Piaggio X9, dan Piaggio MP3 keluaran mulai tahun 1990 sampai sekarang. Usianya pun sangat beragam. Dari anak SMA sampai pensiunan.

Mereka rutin berkumpul dengan scooter kebanggaan masing-masing. Acaranya sekadar makan bubur ayam di Minggu pagi. Dan isi obrolan mereka bisa dipastikan tak jauh-jauh seputar dunia scooter. Mereka antusias bertukar informasi mengenai asesoris motor, apalagi jika ada kabar produk baru segera masuk. Tak jarang pula scooter itu beredar kepemilikan di antara para anggota komunitas. Selain itu mereka memiliki agenda rutin tahunan seperti touring ke berbagai kota, bakti sosial, sampai rally.

Loyalitas dan fanatisme inilah yang dilirik oleh Sun Motor segera setelah ATPM ini mengambil alih distribusi Piaggio dari Dan Motor (grup Danapaint) pada pertengahan 2007. Sejak dua tahun lalu Sun Motor memang menjadi pemegang lisensi Piaggio Build Up (full impor). Sejak saat itu pula ATPM melihat komunitas memiliki potensi tersendiri untuk mendukung strategi bisnis mereka.

Saat mengendarai Vespa (apalagi kalau beramai-ramai) secara otomatis mereka berperan sebagai endorser yang mempromosikan dan lebih mempopulerkan produk. Modifikasi motor yang mereka lakukan juga mampu membuat orang lebih tertarik. Maklum saja sebelum pengambilalihan oleh Sun Motor produk Piaggio Indonesia acapkali kosong selama beberapa tahun. Walhasil, saat ini Sun Motor harus mulai pengenalan dan edisi produk dari awal lagi.

Dalam hal ini para anggota PCI ini bisa menjadi agen word of mouth yang efektif. Tidak hanya terhadap sesama teman (yang sudah menjadi existing customer Piaggio), anggota PCI juga cenderung mempengaruhi orang lain yang belum memakai Vespa untuk mencobanya.

Secara arus kas, Nugroho Tjandrakusuma, Direktur Sun Motor, yang kemudian diangkat sebagai pembina PCI, mengakui anggota PCI memberikan sumbangan yang cukup signifikan terhadap penjualan. Sekadar contoh, dari 40 unit Vespa GTV 250 yang didatangkan Sun Motor tahun lalu, nyaris setengahnya dibeli oleh anggota PCI. Varian ini merupakan replika GT60 yang oleh pabriknya di Italia hanya diproduksi sebanyak 999 buah.

Lantaran permintaan masih mengalir, Piaggio akhirnya mengeluarkan replikanya dan Sun Motor Indonesia mendapat jatah tidak sampai 50 buah. Beberapa bulan lalu Sun kembali mendapat kiriman 6 buah, namun hanya sekejap langsung tandas.

Secara overall, Nugroho memprediksi kontribusi penjualan dari anggota PCI mencapai 10% selama 2007. Memang tidak terlalu besar lantaran jenis produk yang mereka kehendaki biasanya varian-varian yang tidak massal dan lebih stylish dengan kisaran harga Rp 44 juta sampai sekitar Rp 80-an juta. Misalnya LX 150 (Rp 44 juta), GT200L (Rp 59 juta), VXR (Rp 66 juta), GTV250 (Rp 82 juta), bahkan MP3 (scooter roda 3 Rp 110 juta).

Beberapa kali ATPM juga sengaja memasukkan suatu varian berdasarkan permintaan anggota PCI. Lantaran seringnya mereka berkumpul dan intensitas hubungan yang cukup erat dengan pihak ATPM, anggota PCI biasanya memang paling awal mendapat kabar masuknya suatu varian baru dari Piaggio, bahkan untuk Piaggio yang tidak diprioritaskan masuk ke Indonesia.

Saat ini penjualan Piaggio terbesar masih didominasi oleh Fly 125, scooter matic seharga sekitar Rp 24 jutaan. Produk yang menyasar segmen yang lebih masal ini harus diakui mampu menggerakkan pertumbuhan. Sekadar informasi, selama 2007 penjualan scooter Piaggio baru mencapai 360 unit, namun Nugroho optimistis tahun ini mereka bisa menjual sampai 800 unit.

Dibandingkan dengan komunitas motor lain yang dibentuk oleh perusahaan, Nugroho menilai PCI memiliki keunggulan karena terbentuk sendiri dari konsumen. “Yang belong to the club adalah orang yang punya kesamaan hoby dan bisa saja mulainya antar teman yang mungkin rumahnya berdekatan. Makanya kebersamaan mereka lebih erat,” ujarnya.

Kondisi ini, masih ujar Nugroho beda dengan club yang di-set up oleh perusahaan. Secara kuantitas, anggota klub organik seperti ini bisa sangat banyak—karena berasal dari konsumen umum. Namun profil membership seperti ini lebih sukar di-set up kebersamaannya. “Jadi tidak serapat kalau tumbuh dari kemauan konsumen sendiri,” tambahnya. Begitupun secara reguler, kepada setiap customer yang membeli Piaggio ATPM selalu menawarkan kalau-kalau mereka berminat untuk gabung dengan PCI.

Lalu apa imbal balik kerjasama yang ditawarkan ATPM kepada PCI? Selain menyediakan tempat untuk sekretariat club, Sun Motor juga memberi kompensasi kepada setiap anggota PCI berupa diskon 5% untuk biaya service after sales. Diskon tambahan juga diberikan untuk pembelian setiap unit produk. Selain itu ATPM juga berkomitmen memberikan dukungan dalam setiap event yang diadakan PCI. Untuk event touring misalnya, selain berbentuk dukungan pendanaan dan barang (seperti kaos), ATPM juga selalu menyediakan tim service dan mekanik untuk mengawal perjalanan rombongan. Dana untuk keperluan ini oleh ATPM diambilkan dari budged promosi.

Bentuk kerjasama lain yang saling menguntungkan juga terlihat dari kesertaan PCI dalam event-event pameran yang diadakan oleh ATPM. Contohnya saja dalam pameran Piaggio yang diadakan pertengahan Juni di Pasific Place . Dalam acara itu PCI diberi space khusus untuk memajang produk-produk hasil modifikasi anggota. Bagi PCI kesempatan ini menjadi ajang publikasi kreatifitas club yang menguntungkan. Sebaliknya bagi ATPM, secara public relation kesertaan PCI memberi nilai tambah karena terbantu dengan display motor-motor mereka yang sudah termodivikasi. “Jadi lebih menarik audience kan ,” tambah Nugroho.

Handoko Hendroyono, One-Com Advertising:

Bikin Agar Selalu Fun

Pola relationship antara komunitas dengan prinsipal ini bisa jadi model karena merupakan strategi marketing yang efektif kendati mungkin jumlah anggotanya tidak terlalu banyak. Sebagai orang iklan saya sangat paham bahwa konsumen itu cenderung benci pada iklan, mereka sangat waspada terhadap agenda iklan. Aktivitas yang dilakukan komunitas ini mampu membebaskan persepsi konsumen terhadap agenda iklan. Apalagi kalau konsumen paham bahwa komunitas ini terbentuk dengan sukarela, bukan by plan oleh principal.

Di sisi lain saat ini ada kecenderungan Vespa mulai menjadi tren dunia. Sepertinya memang sedang menjadi policy pusat Vespa di sana untuk menjadikan brand ini produk lifestyle dengan vintage style sebagai kekuatan selling sehingga harganya pun bisa dipasang mahal. Kekuatan produk yang komplet dari rasional, fungsional sampai emosional memang bisa makin dimaksimalkan dengan kelompok/komunitas lifestyle.

Lalu apa yang harus dilakukan principal untuk mengoptimalkan keberadaan komunitas ini? Syaratnya ada dua, pertama mereka harus memfasilitasi kepentingan komunitas, kedua bikin mereka merasa selalu lebih fun. Apa yang mereka lakukan melalui kerjasama exhibition dan dukungan waktu touring, menurut saya, sudah benar, namun jangan sekali-kali menyisipkan agenda produknya kepada mereka karena bisa melemahkan fanatisme. Bayangkan, selama ini mereka adalah kelompok yang akan membela mati-matian kalau ada yang bilang scooter mereka jelek. Ini kan potensi yang luar biasa. Jadi intinya principal harus bisa merawat komunitas ini. Saya kira ini tidak terlalu sukar dan lebih asyik. Banyak medium yang bisa dikembangkan, misalnya bikin blog, selebaran dll.




vespa-indonesia
(1184 members, Moderated)
Official Website Vespa-Indonesia.com Buat yang pada hobby ataupun yang punya VESPA, disini kita bisa saling tukar menukar pengalaman entah itu teknis maupun suka dukanya naik VESPA atau acara dan jadwal kegiatan Club VESPA yg ada di INDONESIA. Pokoknya yang mau menambah wawasan dan temen VESPA disini tempatnya. Saya harapkan untuk tujuan saling mengenal itu, temen-temen bisa kirimkan data pribadinya (Nama, Email, Alamat, Telephone, Umur dan Tipe VESPAnya)kalo yg belum punya, tapi seneng sama VESPA boleh juga ikutan. Mudah-mudahan milist FORUM VESPA-INDONESIA ini bisa memberikan manfaat buat kita semua pengemar dan pemilik VESPA. ------------------------------------------------------------ Official Website Vespa-Indonesia.com This group was established to facilitate interaction among VESPA owners community in Indonesia. Since it was very difficult when I try to find an Indonesian based group for VESPA as a subject, then I decided to make our first VESPA group on the Internet. This group is not only welcome people that really like VESPA or the owners, but also for the people who like VESPA even they do not own one. Now we also welcome VESPA friend from other countries so we could share our experiences, in riding our VESPA. Please provide us with your data such us, Name, e-mail, Address/Country, your VESPA type. This data later on will be kept in our Contact List Database. This information will make us quite easier to know each member of FORUM VESPA INDONESIA. [more]
Topics frequently discussed: data names address, indonesia com, indonesia community in us, vespa, vespa, vespa club indonesia, vespa com, vespa indonesia, your data with, your internet experience with interactions
Created: 9 years ago - Join This Group
scooterownersgroup_indonesia
(117 members, Moderated)
Forum ini dibuat untuk menjembatani komunikasi antar anggota Scooter Owners Group dari berbagai cabang di wilayah Indonesia dan juga klub vespa di indonesia. Silahkan bertukar Informasi seputar Scooter serta kegiatan terbaru tentang Vespa dan SOG kirim foto kegiatan, Info Acara Bravo SOG Indonesia, Bravo Scooterist Indonesia Salam Owner Milist SOG-Online[more]
Topics frequently discussed: scooter forum, seputar indonesia, vespa indonesia, vespa indonesia online
Created: 4 years ago - Join This Group
impresa-motor-club
(82 members, Moderated)
Selamat datang di situs bagi pecinta dan pengendara sepeda motor di seluruh Indonesia, khususnya mereka yang ingin mencari, memperluas dan memperbanyak teman: -sekedar teman ngobrol -partner bisnis, cari rekanan -relasi untuk kerja -teman kencan, curhat -rekan sesama hobi sepeda motor Keanggotaan terbuka untuk seluruh pengendara dan pecinta sepeda motor Yamaha, Honda, Ducati, Kawasaki, Suzuki, Harley-Davidson, Gold Wing, BMW, Triumph, BSA, Mocin, Kymco, Vespa dan segala jenis sepeda motor. Mari bergabung dan ambil manfaatnya: 1. Banyak relasi, teman 2. Mengurangi stress 3. Tambah ilmu pengetahuan, terutama ilmu mekanika 4. Hiburan bersama PROGRAM IMPRESA: 1. Milis harian 2. Forum Diskusi 3. Game, Quizz berhadiah 4. Ngebengkel bersama 5. Diskon service & perbaikan motor 6. Touring 7. Bakti Sosial 8. Kencan eksklusif 9. masih banyak lagi Informasikan ke teman teman anda-semakin banyak anggota akan jadi semakin menarik. [more]
Topics frequently discussed: bisnis indonesia harian, bmw indonesia, bmw motor, cari gold, cari gold forum, cari kerja online, cari partner bisnis, cari teman kencan, ducati forum, ducati forums, games motor, harian bisnis indonesia, harley davidson indonesia, honda motor indonesia, honda motor indonesia, kawasaki indonesia, kawasaki motor, kawasaki motor indonesia, kawasaki motors, motor club, motor game, motor games, motor honda indonesia, motor suzuki indonesia, motor yamaha, motor yamaha indonesia, pengetahuan kerja sosial, sepeda, sepeda motor, sepeda motor honda, suzuki motor, suzuki motor indonesia, suzuki motors, teman kencan, vespa club indonesia, vespa indonesia, vespa indonesia online, yamaha motor, yamaha motor, yamaha motor indonesia, yamaha motor indonesia, yamaha motor indonesia yang, yamaha motors, yamaha motors
Created: 3 years ago - Join This Group
indonesia-scooter
(80 members, Moderated)
Indonesia Scooter adalah Forum komunikasi para penggemar, kolektor, anggota klub/komunitas scooter yang berada di Indonesia dari berbagai jenis seperti vespa, lambretta, bajaj, zundapp, harley davidson, nsu prima, rabbit, ducati, moped, dll Forum ini dibuat untuk menjembatani para pecinta scooter di indonesia, dan tidak harus dari merek sejenis. tetapi dari berbagai merek scooter yg pernah ada di Indonesia.[more]
Topics frequently discussed: bajaj scooters, ducati forum, ducati forums, harley davidson indonesia, lambretta scooters, moped scooter, moped scooters, motorcycles scooters, scooter, scooter, scooter forum, scooters, scooters, vespa indonesia, vespa scooter, vespa scooters, vespa scooters
Created: 7 months ago - Join This Group
Ikatan_Vespa_Indonesia
(74 members, Moderated)
Milist Ini di tujukan Untuk setiap pengguna dan Hobies Vespa pada umumnya dan juga anggota IVI pada Khususnya. Di milist ini kita ingin membangun kekeluargaan antar pengguna Vespa dan juga saling tukar informasi mengenai Vespa dan permasalahannya termasuk di dalamnya setiap event yang akan dan telah berlangsung. "Dengan Vespa Kita Menjalin Kekeluargaan"[more]
Topics frequently discussed: vespa, vespa, vespa indonesia
Created: 3 years ago - Join This Group
sma1_madiun_80
(57 members, Moderated)
wadah di nggo ngobrol cah lulusan sma 1 madiun angkatan 80 sing kepala sekolahe pak sopo kae lali sing numpak vespa, ijol ijolan informasi, ha ha ha hi hi hi, nostalgia (coro jowone opo ya...?), ijol pikiran, ora oleh golek musuh nanging oleh golek rejeki, ora oleh nesu, ora oleh tersinggung, ora oleh nyinggung unsur sara lan sak panunggalane[more]
Topics frequently discussed: madiun, vespa indonesia
Created: 2 years ago - Join This Group
Vespa_Indonesia
(53 members, Unmoderated)
Buat yang pada hobby ataupun yang punya VESPA, disini kita bisa saling tukar menukar pengalaman entah itu teknis maupun suka dukanya naik VESPA atau acara dan jadwal kegiatan Club VESPA yg ada di INDONESIA. Pokoknya yang mau menambah wawasan dan temen VESPA disini tempatnya. Saya harapkan untuk tujuan saling mengenal itu, temen-temen bisa kirimkan data pribadinya (Nama, Email, Alamat, Telephone, Umur dan Tipe VESPAnya)kalo yg belum punya, tapi seneng sama VESPA boleh juga ikutan. Mudah-mudahan milist VESPA-INDONESIA ini bisa memberikan manfaat buat kita semua pengemar dan pemilik VESPA. ------------------------------------------------------------ This group was established to facilitate interaction among VESPA owners community in Indonesia. Since it was very difficult when I try to find an Indonesian based group for VESPA as a subject, then I decided to make our first VESPA group on the Internet. This group is not only welcome people that really like VESPA or the owners, but also for the people who like VESPA even they do not own one. Now we also welcome VESPA friend from other countries so we could share our experiences, in riding our VESPA. Please provide us with your data such us, Name, e-mail, Address/Country, your VESPA type. This data later on will be kept in our Contact List Database. This information will make us quite easier to know each member of VESPA INDONESIA. [more]
Topics frequently discussed: data names address, indonesia, indonesia, indonesia community in us, only from indonesia, vespa, vespa, vespa club indonesia, vespa indonesia, your data with, your internet experience with interactions
Created: 6 years ago - Join This Group
Vespa-Indonesia-Online
(43 members, Unmoderated)
Buat yang pada hobby ataupun yang punya VESPA, disini kita bisa saling tukar menukar pengalaman entah itu teknis maupun suka dukanya naik VESPA atau acara dan jadwal kegiatan Club VESPA yg ada di INDONESIA. Pokoknya yang mau menambah wawasan dan temen VESPA disini tempatnya. Saya harapkan untuk tujuan saling mengenal itu, temen-temen bisa kirimkan data pribadinya (Nama, Email, Alamat, Telephone, Umur dan Tipe VESPAnya)kalo yg belum punya, tapi seneng sama VESPA boleh juga ikutan. Mudah-mudahan milist VESPA-INDONESIA ini bisa memberikan manfaat buat kita semua pengemar dan pemilik VESPA. ------------------------------------------------------------ This group was established to facilitate interaction among VESPA owners community in Indonesia. Since it was very difficult when I try to find an Indonesian based group for VESPA as a subject, then I decided to make our first VESPA group on the Internet. This group is not only welcome people that really like VESPA or the owners, but also for the people who like VESPA even they do not own one. Now we also welcome VESPA friend from other countries so we could share our experiences, in riding our VESPA. Please provide us with your data such us, Name, e-mail, Address/Country, your VESPA type. This data later on will be kept in our Contact List Database. This information will make us quite easier to know each member of VESPA INDONESIA. [more]
Topics frequently discussed: data names address, indonesia, indonesia community in us, interaction online database, only from indonesia, vespa, vespa, vespa club indonesia, vespa indonesia, vespa indonesia online, your data with, your internet experience with interactions
Created: 6 years ago - Join This Group
kanzen-scudetto
(35 members, Unmoderated)
Milis ini diciptakan sebagai ajang komunikasi pemilik skutik Kanzen Scudetto. Melalui milis ini para member dapat saling berbagi informasi mengenai segala hal terkait scooter 125cc ini... Kanzen Scudetto KS-125 adalah Scooter dengan merk nasional, hasil kerjasama KANZEN dengan Taiwan Golden Bee (TGB), sebuah perusahaan berbasis di Taiwan yang memulai memproduksi scooters di Taiwan sejak 1978 dibawah lisensi Piaggio (Vespa). Di pasar luar Indonesia, Kanzen Scudetto lebih dikenal sebagai TGB 303RS, dengan sedikit penyesuaian sesuai karakter pasar Indonesia. TGB sempat menjadi produsen OEM Vespa untuk pasar Asia, sebelum akhirnya Vespa memutuskan pindah ke pabrikan lain untuk mengejar biaya produksi yang lebih rendah. TGB adalah produsen scooter parts dengan market share CVT transmissions lebih dari 60% di Eropa, dan tentunya Scooter dengan brand sendiri (TGB) yang saat ini populer di negara-negara Eropa, Amerika, dan Australia, sebagai scooter dengan model menarik, kualitas produk yang baik, dan harga yang competitive... SPESIFIKASI TEKNIS KANZEN SCUDETTO: Panjang / Lebar / Tinggi : 1860 / 675 / 1145 Jarak Sumbu Roda : 1200 mm Jarak Terendah ke Tanah : 130 mm Berat Kosong : 110 kg Tipe Rangka : Under Bone Tipe Suspensi Depan : Telescopic Tipe Suspensi Belakang : Lengan Ayun Suspensi Ganda Ukuran Ban Depan : 2,25-17 Ukuran Ban Belakang : 2,50-17 Rem Depan : Cakram Hidrolik Piston Ganda Rem Belakang : Teromol Kapasitas Tangki Bahan Bakar : 6,8 liter Tipe Mesin : 4 Langkah SOHC, Pendingin Udara Susunan Silinder : Horizontal Diameter x Langkah : 52,4 x 57,8 mm Volume Langkah : 124 cc Daya Maksimum : 8,6 / 7500 ps / rpm Kapasitas oli Mesin : 900 ml Gigi Transmisi : V-Belt Automatic Starter : Pedal dan Elektrik Battery : 12 V - 7 AH Pengapian : CDI [more]
Topics frequently discussed: 4 57, 50 mm, 6 8 mm, 8 mm, australia share market, automatic starter, automatic transmission parts, cvt transmission, gigi model, gigi model, k batteries, k bee, kanzen, motorcycle asia, motorcycle parts indonesia, oem motorcycle parts, piaggio scooter, piaggio scooters, rem 25, rpm transmissions, scooter batteries, scooter parts, scooter x, scooters parts, tgb, tipe, tipe x, tipe x, v belt, v belts, v cc, vespa brand, vespa indonesia, vespa piaggio
Created: 3 years ago - Join This Group
vespaindonesia
(23 members, Unmoderated)
Milist para penggemar VESPA / SCOOTER di Indonesia, disini kita bisa saling tukar menukar informasi / pengalaman masalah teknis, suka duka naik VESPA atau acara dan jadwal kegiatan Club VESPA di INDONESIA.[more]
Topics frequently discussed: vespa club indonesia, vespa indonesia, vespa indonesia online, vespa scooter, vespa scooters, vespa scooters
Created: 4 years ago - Join This Group
vintagemotorindonesia
(16 members, Moderated)
Selamat datang di vintagemotorindonesia@yahoogroups.com Mailing list terbuka untuk siapa saja pecinta Vintage (ada juga yang menyebutnya classic atau antique) Motor di Indonesia. Milis ini bukan ini bukan klub mewakili merk, type/model, negara asal ataupun tahun pembuatan sepeda motor tertentu, Honda, Yamaha, Suzuki, Kawazaki, Ducati, Vespa, Harley-Davidson, BSA, BMW, Douglas, NSU, AJS, Indian, JLO, Norton, Ural, Jawa, Triumph, Vincent (di Indo ada yang punya gak yah?! hehe..), Panther, DKW, Z€ ündapp, Ariel, Alcyon, Dunelt atau merk apapun yang penting pecinta vintage. Milis ini milis baru..butuh peran serta yang yang tinggi dari anggotanya agar milis ini dapat berguna dengan baik sebagai sarana komunikasi antar sesama pecinta kendaraan vintage di Indonesia. Milis ini hadir bukan sebagai pesaing dari milis lain yang serupa yang sudah ada, hanya sekedar ingin hadir sebagai milis yang lebih umum dan lebih terbuka bagi siapapun pecinta Vintage Motor di Indonesia. Kalau memang anda seorang pecinta motor vintage, collector, rider, biker..Please Join! ..coz we're Vintage, we're Fun, we're Brothers![more]
Topics frequently discussed: bmw indonesia, bmw motor, classic harley davidson, classic motors, classic vespa, classic vespa collector, ducati classics, harley davidson indonesia, honda motor indonesia, honda motor indonesia, jlo com, kawazaki, merk, merk motor, model motor honda indonesia, motor baru, motor classic, motor honda indonesia, motor suzuki indonesia, motor yamaha indonesia, nsu com, sepeda motor, sepeda motor honda, suzuki motor indonesia, vespa collector, vespa com, vespa indonesia, vespa vintage, vincent brothers, vintage harley davidson, vintage suzuki, yamaha motor com, yamaha motor indonesia, yamaha motor indonesia, yamaha motor indonesia yang, yamaha motors com
Created: 2 years ago - Join This Group
Vespa_Indonesia_Online
(15 members, Unmoderated)
Buat yang pada hobby ataupun yang punya VESPA, disini kita bisa saling tukar menukar pengalaman entah itu teknis maupun suka dukanya naik VESPA atau acara dan jadwal kegiatan Club VESPA yg ada di INDONESIA. Pokoknya yang mau menambah wawasan dan temen VESPA disini tempatnya. Saya harapkan untuk tujuan saling mengenal itu, temen-temen bisa kirimkan data pribadinya (Nama, Email, Alamat, Telephone, Umur dan Tipe VESPAnya)kalo yg belum punya, tapi seneng sama VESPA boleh juga ikutan. Mudah-mudahan milist VESPA-INDONESIA ini bisa memberikan manfaat buat kita semua pengemar dan pemilik VESPA. ------------------------------------------------------------ This group was established to facilitate interaction among VESPA owners community in Indonesia. Since it was very difficult when I try to find an Indonesian based group for VESPA as a subject, then I decided to make our first VESPA group on the Internet. This group is not only welcome people that really like VESPA or the owners, but also for the people who like VESPA even they do not own one. Now we also welcome VESPA friend from other countries so we could share our experiences, in riding our VESPA. Please provide us with your data such us, Name, e-mail, Address/Country, your VESPA type. This data later on will be kept in our Contact List Database. This information will make us quite easier to know each member of VESPA INDONESIA. [more]
Topics frequently discussed: data names address, indonesia, indonesia, indonesia community in us, interaction online database, only from indonesia, vespa, vespa, vespa club indonesia, vespa indonesia, vespa indonesia online, your data with, your internet experience with interactions
Created: 6 years ago - Join This Group
vespa-petukangan
(10 members, Moderated)
Petualang Vespa Sejati Buat para Scooter yang ada di wilayah jakarta Selatan Khususnya di petukangan Selatan mari bergabung di Group Vespa-Petukangan, disini para scooter-scooter memberikan informasi penting bagi pecinta vespa, group vespa-petukangan bekerja sama dengan VIO (vespa-indonesia Online) untuk mengembangkan situs vespa di indonesia untuk para scooter yang ingin mengetahui lebih banyak informasi tentang vespa di seluruh indonesia ada di http://www.vespa-indonesia.com/new[more]
Topics frequently discussed: vespa, vespa, vespa com, vespa indonesia, vespa indonesia online, vespa scooter, vespa scooters, vespa scooters, www music indonesia com, www vespa com
Created: 3 years ago - Join This Group
VespaIndonesiaOnline
(8 members, Unmoderated)
Buat yang pada hobby ataupun yang punya VESPA, disini kita bisa saling tukar menukar pengalaman entah itu teknis maupun suka dukanya naik VESPA atau acara dan jadwal kegiatan Club VESPA yg ada di INDONESIA. Pokoknya yang mau menambah wawasan dan temen VESPA disini tempatnya. Saya harapkan untuk tujuan saling mengenal itu, temen-temen bisa kirimkan data pribadinya (Nama, Email, Alamat, Telephone, Umur dan Tipe VESPAnya)kalo yg belum punya, tapi seneng sama VESPA boleh juga ikutan. Mudah-mudahan milist VESPA-INDONESIA ini bisa memberikan manfaat buat kita semua pengemar dan pemilik VESPA. ------------------------------------------------------------ This group was established to facilitate interaction among VESPA owners community in Indonesia. Since it was very difficult when I try to find an Indonesian based group for VESPA as a subject, then I decided to make our first VESPA group on the Internet. This group is not only welcome people that really like VESPA or the owners, but also for the people who like VESPA even they do not own one. Now we also welcome VESPA friend from other countries so we could share our experiences, in riding our VESPA. Please provide us with your data such us, Name, e-mail, Address/Country, your VESPA type. This data later on will be kept in our Contact List Database. This information will make us quite easier to know each member of VESPA INDONESIA. [more]
Topics frequently discussed: data names address, indonesia community in us, vespa club indonesia, vespa indonesia, vespa indonesia online, your data with, your internet experience with interactions
Created: 6 years ago - Join This Group
Scooterist-Indonesia
(7 members, Moderated)
Selamat bergabung dengan rekan-rekan pencinta, penggemar dan pengguna motor scooter/vespa di Indonesia. Ini dibuat guna mewadahi komunikasi, sharing pendapat dan keluhan antar scooterist. Forum ini bersifat mandiri/independent dari organisasi manapun tetapi tetap akan mendukung penuh segala kegiatan/event scooter/vespa di Indonesia.[more]
Topics frequently discussed: event organisasi, motor scooter forums, scoti, scoti, vespa indonesia, vespa motor scooter, vespa motor scooter motorcycle, vespa motor scooters
Created: 3 years ago - Join This Group
indonesia_vespa_owner
(4 members, Moderated)
This mailing group connects any of indonesian who love vespa. Salute! Let's us share our common interest: VESPA! [more]
Topics frequently discussed: vespa, vespa, vespa indonesia
Created: 1 year ago - Join This Group
vespa_club_PL27
(3 members, Unmoderated)
Hayy..hay... ayayaya.... Hei smua buruan Gabung di Milis Ini.... Lo Bakalan tau semua tentang vespa..vespa di Indonesia... Ok... [more]
Topics frequently discussed: vespa, vespa, vespa club indonesia, vespa indonesia
Created: 2 years ago - Join This Group
wahyuadhi_12is3_33
(3 members, Moderated)
wahyu adhi suprobo banyuwangi, jawatimur, Indonesia pemalu,suka koleksi ikan hias,suka ngenet,hacker sejati,pemainDJ,vespa rider community,dll [more]
Topics frequently discussed: ikan hias, vespa indonesia
Created: 9 months ago - Join This Group
fusionscooters
(3 members, Unmoderated)
Fusion Scooters merupakan wadah mailing list (milis) untuk para pecinta vespa kendaraan bermotor beroda 2, mailing list ini dibuat sebagai sarana komunikasi diantara scoteeris-scooteris di Indonesia khususnya Jakarta dan sekitarnya. Setiap anggota milis diminta untuk hanya membicarakan masalah vespa dan korelasinya,para anggota dilarang menyinggung masalah SARA dan mengirimkan e-mail yang tidak ada hubungannya dengan kendaraan Vespa. Juga dilarang menggunakan media ini untuk promosi bisnis apapun termasuk MLM, money game, arisan berantai, dll. Setiap anggota yang melanggar akan langsung dikeluarkan dari milis tanpa peringatan.[more]
Topics frequently discussed: fusion scooter, fusion scooters, vespa indonesia
Created: 1 year ago - Join This Group
peking_iwan
(2 members, Unmoderated)
Ini adalah ajang tukar informasi buat para pecinta scooter khususnya produksi Vespa, Disini kami tidak membatasi ruang gerak dengan tahun pembuatan, ataupun jenis vespa tapi kami mau menjalin kekeluargaan dengan Vespa. "Dengan Vespa Kita Menjalin Kekeluargaan"[more]
Topics frequently discussed: iwan, vespa indonesia
Created: 3 years ago - Join This Group
patokuburan
(2 members, Unmoderated)
fsdffsf[more]
Topics frequently discussed: vespa indonesia
Created: 3 years ago - Join This Group
vespaofindonesia
(2 members, Unmoderated)
Eventhough it says Vespa of Indonesia but this club is open to everyone who love Vespa.[more]
Topics frequently discussed: vespa club indonesia, vespa indonesia
Created: 8 years ago - Join This Group

Vespa Kemerdekaan Indonesia (1945)


Semua orang pasti tahu bila ditanya apa itu Vespa, setidaknya mereka akan menjawab bahwa Vespa adalah motor scooter yang memiliki desain yang uniq, dan berbeda dengan jenis motor lainya,namun tidak semua orang tau kalau sesungguhnya Vespa sudah ada sejak zaman kemerdekaan RI.




Inilah Generasi pertama Motor Vespa
  1. Paperino Prototipe


  2. Vespa MP6 Prototipe



Vespa jenis Paperino memang sangat berbeda dengan desain Vespa yang ada saat ini tapi untuk tife MP6 mulai mendekati Vespa yang sering kita liat Sekarang,saya tidak tahu dimana foto itu diambil, Mungkinkah foto tersebut di ambil di Indonesia??, atau mungkinkah Vespa itu adalah kepunyaan Presiden Pertama RI Sukarno yang beliau pake menuju tempat Proklamasi??
atau jangan jangan Presiden Sukarno itu seorang penggemar Vespa??

Vespa 125,150 dan 150 GS tahun 1957

Diposkan oleh RAMKUR On 11:24

Sekarang ini begitu banyak perusahaan otomotif yang memproduksi kendaraan bermotor,termasuk didalamnya motor Vespa,namun ada sedikit perbedaan antara Vesap dengan motor lainya, yaitu nilai jual dari sebuah vespa justru akan semakin tinggi apabila umur vespa tersebut semakin tua,seperti halnya dengan Vespa

125,Vespa 150 dan 150GS.



Semakin tua dan Semakin Orisinil Vespa tersebut, maka semakin tinggi pulalah nilai jual dari Vespa itu,jika ada yang menawarkan vespa seperti di atas tadi kepada anda dengan harga hanya 10-20 juta saja, sebaiknya anda jangan pikir dua kali, karena anda bisa menjualnya kepada pencinta Vespa jauh lebih mahal dari itu atau anda sendiri tertarik untuk mengkoleksinya??


Konflik 1965 tonggak lahirnya Vespa Super

Diposkan oleh RAMKUR On 15:40

Pada Januari 1965, Australia setuju untuk mengirimkan pasukan ke Kalimantan setelah menerima banyak permintaan dari Malaysia. Pasukan Australia menurunkan 3 Resimen Kerajaan Australia dan Resimen Australian Special Air Service. Ada sekitar empat belas ribu pasukan Inggris dan Persemakmuran di Australia pada saat itu.

Secara resmi, pasukan Inggris dan Australia tidak dapat mengikuti penyerang melalu perbatasan Indonesia. Tetapi, unit seperti Special Air Service, baik Inggris maupun Australia, masuk secara rahasia (lihat Operasi Claret). Australia mengakui penerobosan ini pada 1996.

Pada pertengahan 1965, Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Pada 28 Juni, mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau, Sabah dan berhadapan dengan Resimen Askar Melayu Di Raja dan Kepolisian North Borneo Armed Constabulary.


Pada tahun yang sama Vespa juga berperang menguasai Pasar otomotif dengan mengeluarkan beberapa Varian berikut ini


  1. Vespa 50N

  2. Vespa 90 Super Sprint

  3. Vespa 125

  4. Vespa 125 Super

  5. Vespa 150 Super
  6. Vespa 180 Super Sport

Menjelang akhir 1965, Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya kudeta. Oleh karena konflik domestik ini, keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda.


Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Kekerasan berakhir bulan Juni, dan perjanjian perdamaian ditanda tangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian.Namun Motor Vespa yang diproduksi pada tahun tersebut masih bisa kita jumpai sampai saat ini.Sunguh kendaraan yang mengingatkan pada Konflik berdarah saat itu>


Pengorbanan di tahun 1964

Diposkan oleh RAMKUR On 15:28

Menurut Majalah Angkasa Edisi 2006, Pada 1964 pasukan Indonesia mulai menyerang wilayah di Semenanjung Malaya. Di bulan Agustus, enam belas agen bersenjata Indonesia ditangkap di Johor. Aktivitas Angkatan Bersenjata Indonesia di perbatasan juga meningkat. Tentera Laut DiRaja Malaysia mengerahkan pasukannya untuk mempertahankan Malaysia.


Tentera Malaysia hanya sedikit saja yang diturunkan dan harus bergantung pada pos perbatasan dan pengawasan unit komando. Misi utama mereka adalah untuk mencegah masuknya pasukan Indonesia ke Malaysia. Sebagian besar pihak yang terlibat konflik senjata dengan Indonesia adalah Inggris dan Australia, terutama pasukan khusus mereka yaitu Special Air Service(SAS). Tercatat sekitar 2000 pasukan khusus Indonesia (Kopassus) tewas dan 200 pasukan khusus Inggris/Australia (SAS) juga tewas setelah bertempur dibelantara kalimantan.


Disaat Indonesia terlibat perang mempertahankan Wilayahnya,Lahir Vespa 50 di tahun yang sama dan cukup imut seperti gambar berikut


Bagaimana jadinya bila sewaktu masuk ke malaysia pasukan Indonesia mengendarai Vespa ini sebagai kendaraanya....,mungkin akan sedikit korban kali ya??? soalnya tentaranya bisa berlindung di balik body bagian depanya .Hmmmmm....apa mungkin ya??? tapi yang pasti pengorbanan mereka mempertahankan kesatuan wilayah patut dihargai



Vespa 150GS dan Vespa125 Zaman 1960


Setiap mahluk hidup di dunia ini telah diciptakan secara berpasang pasangan,ada pria ada wanita,ada jantan ada betina, dan dari pilosofi itu juga sepertinya Vespa mengeluarkan sepasang Varian yang sungguh Indah yaitu Vespa 125 dan Vespa 150GS seperti yang tampak berikut ini.



Pasangan yang cukup serasi karena tidak memiliki perbedaan yang cukup mencolok, seperti kata orang tua bahwa "semakin banyak persamaan, sebuah pasangan akan semakin rukun dan harmonis".



Vespa Lambreta yang Aduhai



Dari Sekian banyak Model motor Vespa,Lambreta merupakan model Vespa yang bisa dikatakan cukup "berani" tampil beda dari para pendahulunya, dengan tampilan body belakang yang jauh lebih memanjang, membuat Vespa ini cukup artistik dan mengundang kekaguman tersendiri bagi setiap orang yang melihatnya.






Memang Vespa Jenis ini sangat sulit ditemukan, saya secara pribadi belum pernah menemukan secara langsung model vespa jenis Lambreta ini, Desain yang sangat uniq dan elegan.Mungkinkah anda salah satu pemiliknya??

Sejarah Vespa
Written by FIS 008
Tahun 1884 di Genoa Italy adalah Rinaldo Piaggio yg memulai bisnisnya dengan peralatan kapal, tahun 1921 berdiri pabrik di pontedera yang merupakan pusat produksi untuk pesawat terbang, setelah hancur karena PDII kemudian anaknya yaitu Enrico Piaggio memutuskan untuk memfokuskan perusahaan tersebut untuk membut kendaraan pribadi .



Bersama Corradino D'Ascanio seorang insinyur yg merancang helicopter, dibuatlah kendaraan roda dua dgn bodi monocoque dan dirancang fork depan dan belakang seperti roda pesawat agar mudah dalam mengganti ban.

Setelah melihat kendaraan itu dah jadi, Enrico Piaggio berkata "Sembra una Vespa!" (bentuknya seperti tawon) makanya sampe sekarang tuh kendaraan namanya Vespa


Image
Enrico Piaggio, dikelilingi Vespa