Selasa, 19 Mei 2009

Vespa PTS

My VesPa PTS 100cc (small frame)

ditambah lagi nih koleksi vespa yang masih fresh baru di re-built..Vespa ini tadinya warna biru trus ganti warna merah aja karena bodynya kecil...

Vespa Small Frame 100cc
lampu depan Siem
Lampu belakang Siem
Spidometer Vespa
Dop Vigano





my PTS 100cc
12 Comments




Vespa small Frame




Wheels
1 Comment




wheels pts
1 Comment




Vespa PTS 100cc




my PTS




Vespa
1 Comment




Siem headlight




Siem backlight




Spidometer Vespa

Vespa PTS Terus Diburu

Vespa PTS Terus Diburu
Di antara varian Vespa, tipe PTS awalnya jarang dilirik. Beda
dibandingkan dengan varian fenomenal seperti Vespa Kongo, Primavera
atau SS.

Hal ini bisa ditilik dari harga jual skuter 2-tak asal Italia ini
tidak terlalu membumbung. Untuk bahan dijual sekitar Rp 2 jutaan.
Bandingkan dengan SS yang berkisar di atas Rp 10 jutaan.

Namun, zaman sudah bergeser. Vespa PTS kini makin diburu. Belakangan
komunitas sudah tersebar. Menurut Damar, punggawa Interieur’s Ada
dua tipe untuk PTS kapasitas 90 cc dan 100 cc.

Menilik di situs resmi Vespa, PTS ini termasuk golongan small frame.
Kategori new body dimulai pada tahun 1963 dengan diluncurkannya
Vespa berkapasitas small, 50 cc.

Varian ini terus berevolusi yakni dengan kapasitas yang jauh lebih
besar, 90 cc dan 100 cc. Untuk kapasitas 90 cc produksi awal dimulai
pada 1963-1984.

"Baik yang 90 cc maupun 100 cc memiliki perseneling yang sama yakni
3," tambah Banon Umar Yanto, pemilik Vespa Special 90 1966.

Perbedaan pada kapasitas 90 cc dan 100 cc terletak pada
spidometer. "Kecepatan sampai 80 km/jam untuk PTS 90 cc. Sedangkan
kecepatan 120 km/jam untuk PTS 100 cc," jelas Damar lagi.

Untuk PTS 100 cc diproduksi dari 1978-1984. "Dari sisi tahun
pembuatan, lansiran 80 ke bawah punya ciri lampu bulat. Sedangkan 80-
an ke atas lampu kotak," tambah Syaifudin Ahmadi yang punya PTS 100
cc lansiran 1983 ini.

Masih menurut Damar, ada ciri perbedaan lagi antara PTS 80 ke bawah
dan 80 ke atas. "Untuk yang ke bawah, tutup kunci setang berbentuk
lonjong. Sedangkan yang 80 ke atas bentuknya bulat," jelasnya.

Ciri lainnya yakni emblem belakang. Pada PTS 100 tertulis 100
Special. Sedangkan PTS 90 hanya tertulis Vespa Special.

Ada 3 ciri Vespa PTS yang punya desain small frame ini. Pertama,
untuk mengecek engine agak ribet. Karena boks samping tidak bisa
diangkat keseluruhan. Kedua, boks samping cuma menyediakan
sedikit `jendela’ buat melongok mesin.

Ketiga, "Posisi karburator berada di bawah boks penyimpanan
(toolkit). Sehingga untuk mengakses daerah itu cukup mengangkat jok.
Tuh… kelihatan karburatornya," jelas Dimas pemilik PTS 90 cc
lansiran 1966.

Monce Irma Rahman salah satu penggemar berat Vespa PTS. Baginya,
skuter 2-tak asal negeri Valentino Rossi ini ibarat kenangan masa
lalu. "Tahun `78 saat duduk di bangku SMA, Saya punya PTS 90 cc. Ini
pemberian orang tua. Karena masa itu ingin kebut-kebutan, akhirnya
Vespa Saya jual," jelasnya.

Kini, kenangan itu kembali teringat. Di tahun 2006 ia membeli Vespa
PTS 100 lansiran ‘81. "Belinyanya sih tak seberapa, Rp 2,1 juta.
Merestorasinya sudah habis 4 kali harga beli motor," ungkap Monce

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar